Battlefield 6 Official Multiplayer Gameplay Trailer

Electronic Arts (EA) akhirnya mengungkap Battlefield 6 lewat trailer multiplayer terbaru yang dirilis dalam siaran langsung tadi malam. Game ini menjadi lanjutan dari franchise fps ikonik milik EA, yang kini kembali dengan skala pertempuran yang lebih masif dan fitur yang dirancang untuk memuaskan penggemar lama maupun pemain baru.

Dikembangkan oleh Battlefield Studios, Battlefield 6 menghadirkan pertempuran intens di tengah kota-kota besar yang bisa dihancurkan, lengkap dengan kendaraan berat seperti tank, helikopter, hingga jet tempur yang bisa dikendalikan pemain. Nuansa peperangan modern futuristik sangat kental, mengingat game ini berlatar tahun 2027 dengan lokasi yang dikonfirmasi sejauh ini meliputi New York City dan Kairo.

Kembalikan Fitur Yang Ditunggu Para Fans

Salah satu fitur yang paling ditunggu oleh komunitas, sistem class tradisional, akhirnya kembali di Battlefield 6. Pemain bisa memilih antara empat kelas utama: Assault, Engineer, Support, dan Recon—masing-masing memiliki peran dan loadout khas yang bisa disesuaikan sesuai gaya bermain.

Mode permainan multiplayer ikonik seperti Conquest, Breakthrough, Rush, Team Deathmatch, dan Domination juga akan hadir kembali. Tidak hanya itu, Battlefield 6 juga membawa fitur baru berupa map editor dan custom mode creator yang memungkinkan pemain untuk merancang dan membagikan mode permainan mereka sendiri, memperluas potensi komunitas dan replayability game ini.

Sekalian Umumkan Tanggal Rilis

Selain mode multiplayer, EA mengonfirmasi bahwa Battlefield 6 juga akan memiliki mode single-player, meskipun detailnya masih dirahasiakan dan akan diumumkan lebih lanjut.

Battlefield 6 dijadwalkan rilis pada 10 Oktober 2025 untuk PlayStation 5, Xbox Series X/S, dan PC. Untuk para penggemar yang ingin mencicipi lebih awal, EA akan menggelar sesi beta terbuka pada tiga gelombang: 7–8 Agustus, 9–10 Agustus, dan 14–17 Agustus.

Kehadiran Battlefield 6 menjadi angin segar setelah Battlefield 2042 yang dirilis pada 2021 sempat menuai banyak kritik karena berbagai masalah teknis dan minimnya konten. EA dan Battlefield Studios tampaknya bertekad penuh untuk menebus kesalahan masa lalu dan mengembalikan kejayaan franchise ini ke jalur yang benar.

Akankah Battlefield 6 Menggeser Dominasi Call of Duty?

Pertanyaan besar yang muncul dari komunitas adalah: apakah Battlefield 6 bisa mengalahkan pamor Call of Duty, sang rival abadi di genre FPS? Sejauh ini, Call of Duty masih mendominasi pasar mainstream dengan pendekatan yang lebih cepat, penuh aksi, dan konten tahunan yang konsisten. Namun, Battlefield 6 hadir dengan skala pertempuran yang lebih luas, pendekatan taktis yang lebih mendalam, dan sistem destructible environment yang belum tertandingi.

Jika EA berhasil mengeksekusi janji mereka dengan mulus, memperbaiki berbagai kekurangan yang pernah ada di Battlefield 2042, dan mempertahankan stabilitas teknis saat rilis, bukan tidak mungkin Battlefield 6 bisa mencuri kembali perhatian pemain yang mulai jenuh dengan formula Call of Duty. Tahun 2025 bisa menjadi panggung besar bagi rivalitas dua raksasa FPS ini kembali memanas.

Ayo bergabung dan diskusikan topik ini langsung di Instagram kami atau kamu bisa membaca berita lainnya disini.

Share.
Leave A Reply

Exit mobile version