Capcom sepertinya ingin membuktikan bahwa Resident Evil bukan sekadar soal tembak-menembak zombi, tapi juga tentang tragedi kemanusiaan yang mendalam. Lewat film pendek live-action terbaru berjudul “Evil Has Always Had A Name”, kita diajak melihat sisi lain dari kehancuran Raccoon City yang legendaris itu. Kalian bisa menonton film pendeknya di sini :
Perjuangan Bertahan Hidup yang Berujung Tragis
Kali ini, Capcom menggandeng Maika Monroe, untuk memerankan seorang ibu yang terjebak di tengah kekacauan virus. Cerita ini terasa sangat emosional karena penonton tidak langsung disuguhi horor, melainkan momen hangat Maika bersama anak perempuannya di rumah. Kehangatan itu perlahan berubah menjadi ketegangan saat sirene kota mulai melolong dan siaran berita menunjukkan bahwa Raccoon City sudah tidak aman lagi.
Visual yang ditampilkan terasa sangat nyata dan mencekam, apalagi saat Maika harus berjuang melindungi anaknya di tengah kepungan zombi dan kepulan asap. Menariknya, film pendek ini ditutup dengan adegan yang sangat kontras dan memilukan: Maika yang sudah menjadi zombi terlihat masih menggenggam foto dirinya bersama sang buah hati di depan sebuah makam kecil. Ini seolah menegaskan bahwa virus tersebut tidak bisa sepenuhnya menghapus memori dan kasih sayang seorang ibu.
Persiapan Untuk Main Resident Evil Requiem
Bagi para gamers, video ini merupakan pemanasan sebelum perilisan resmi Resident Evil Requiem pada 27 Februari 2026. Game ini dijadwalkan hadir untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC. Dalam seri ke-9 ini, kita tidak hanya akan bertemu kembali dengan Leon S. Kennedy, tapi juga karakter baru bernama Grace Ashcroft yang akan menyelidiki sisa-sisa reruntuhan Raccoon City.
Ayo bergabung dan diskusikan topik ini langsung di Instagram kami atau kamu bisa membaca berita lainnya disini.

